Selasa, 14 Oktober 2014

Rasanya Jadi Anak Kalimantan


Saya adalah orang kalimantan. Lahir dan besar (sampai SMA) di kalimantan. Orang tua saya juga asli kalimantan. Saat iseng-iseng browsing, saya ngeliat ada artikel menarik judulnya "Rasanya Jadi Anak Kalimantan" dari situs Hipwee. Isinya benar-benar menunjukan rasanya jadi anak kalimantan yang seringkali tidak sesuai dengan apa yang orang non-kalimantan pikirkan sebelumnya. Hehehe. Silahkan disimak.

Siapa sih yang nggak tahu Kalimantan, pulau terbesar di Indonesia yang identik dengan hutan dan garis khatulistiwanya? Tapi apakah kamu tahu, kalau jadi anak yang lahir dan besar di Kalimantan itu punya kesan tersendiri?
Sebelumnya, Hipwee udah pernah ngebahas rasanya hidup di Jakarta, nasib anak rantau, nasib anak muda Batak, dan autobiografi anak pesantren. Nah, kali ini Hipwee bakal mengajak kamu untuk mengayuh ke Kalimantan dan merasakan sendiri, gimana pergulatan batin yang dirasakan para anak Kalimantan?

Kamis, 31 Juli 2014

Unscheduled Shutdown

Foto ini diambil saat pabrik sedang shutdown.. hahaha

Shutdown. Inilah fenomena nyata yang terjadi di pabrik tempat saya bekerja saat ini. Dimulai dari tanggal 22 Juli sampai sekarang salah satu pabrik (pabrik ammonia) masih dalam keadaan mati. Tube Reformer yang bocor menjadi pelopor awalnya "tragedi". Sebenarnya semua perbaikan untuk tube reformer berjalan sesuai rencana sampai pada titik dimana kompressor udara mulai dijalankan (sekitar jam 2 pagi tanggal 27 Juli). 

Minggu, 15 Juni 2014

Testing Lensa Baru

Semua diawali karena ketidakpuasan yang saya alami dari lensa kit terdahulu. Rasa gregetan itu mendorong lebih tepatnya memaksa saya merogoh kocek lebih dalam hanya untuk sebuah benda bentuk silinder aneh ini (hahahhaa....). Lensa yang akhirnya saya beli adalah Sigma 50-150 mm f/2.8 yang kompatibel dengan kamera Nikon D5200 milik saya. Langsung aja, berikut foto-foto yang sudah dijepret oleh tukang futu amatir ini.


Kamis, 15 Mei 2014

Turn Around Pabrik Kujang


Sudah hampir sebulan semenjak turn around pabrik dimulai. Apabila merujuk pada rencana awal, seharusnya pabrik tempat saya bekerja ini sudah mulai start kembali, namun karena masih adanya kerusakan baik itu di Pabrik 1A dan Pabrik 1B, ritual yang bernama "prill" masih belum bisa dijalankan. Turn around itu sendiri merupakan ritual setiap 1.5 tahun yang digunakan untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan mengganti komponen komponen yang sekiranya akan mendatangkan masalah kedepannya baik itu dari sisi mekanik, instrumentasi, listrik dan segala hal yang berhubungan dengan keberlangsungan produksi. Dengan adanya turn around, karyawan karyawan baru seperti saya ini mendapatkan manfaat yang besar baik itu dari ilmu yang diperoleh maupun komunikasi dengan karyawan yang lebih dulu bekerja di perusahaan ini sehingga kita bisa lebih mengetahui karakter karakter yang orang bekerja dengan kita. Untuk ilmu teknis sendiri bukan hanya tentang instrumentasi saja (bagian tempat saya bekerja) melainkan juga kita menjadi banyak belajar tentang pengoperasian pabrik, hubungan antara peralatan instrumentasi dengan unit pemeliharaan yang lain, dan lain sebagainya.

Rabu, 16 April 2014

Flushing Transmitter dan Pembersihan Filter Instrument Air

 Segelintir Tim Instrumen yang berfoto bersama saat piknik

Disamping zero set, flushing merupakan kegiatan yang paling sering dikerjakan oleh teman teman maintenance di pabrik. Flushing berguna untuk memperbaiki kondisi dari alat  yang ada di pabrik seperti transmitter agar indikasi yang diberikan sesuai dengan kondisi aktual. Kebetulan kemarin ada permintaan dari pihak operasi untuk melakukan flushing pada pressure transmitter dan flow recorder yang ada di pabrik PPCO dan Ammonia. Kami langsung menuju ke TKP dan mengerjakan permintaan tersebut. Hal pertama yang dilakukan ketika flushing adalah menutup jalur high dan low pada transmitter. Kemudian jalur venting fluida perlu dibuka sebesar-besarnya agar tidak ada fluida yang tertinggal. Salah satu jalur baik itu high maupun low yang sejalur dengan jalur venting dibuka perlahan sehingga fluida sisa di dalam transmitter akan keluar.

Senin, 14 April 2014

Daily Routinity


Awal tahun 2014 bisa dibilang awal tahun yang lumayan sibuk bagi saya, selain cukup sering dilibatkan dalam beberapa pengerjaan teknisi instrumen, perlahan lahan saya rutin mengikuti rapat produksi dan diikutkan dalam beberapa proyek pemeliharaan. Jadi untuk membuat blog ini tidak vakum dan terus mengupdate postingan, saya akan coba sharing kegiatan-kegiatan yang biasa saya lakukan setiap harinya di pabrik, sekaligus menjadi jejak rekam perjalanan hidup sebagai engineer pemula di industri petrokimia.

Sabtu, 23 November 2013

Apa itu Control Valve?

 
Proses produksi pada suatu pabrik terdiri dari ratusan bahkan ribuan loop kontrol yang dihubungkan bersama-sama untuk menghasilkan suatu produk yang akan dijual nantinya. Setiap loop kontrol  didesain untuk menjaga nilai dari parameter penting pada suatu proses seperti tekanan, flow, temperatur dll didalam kisaran operasi yang diperlukan untuk menjamin kualitas produk akhir. Gangguan baik itu yang diterima maupun yang dibuat sendiri oleh loop kontrol merupakan hal yang tidak dapat dihindarkan. Untuk mengurangi efek dari gangguan tersebut, maka digunakanlah sensor dan transmitter untuk mengumpulkan dan mengirimkan data mengenai variable proses dan hubungan dari variable proses itu dengan set point yang diinginkan ke kontroler. Data yang didapat kontroler kemudian diproses sehingga dapat diputuskan tindakan apa yang mesti dilakukan agar nilai variable proses kembali ke nilai yang seharusnya. Untuk mengimplementasikan tindakan yang diputuskan oleh kontroler maka diperlukan suatu final control element. Jenis final control element yang paling sering digunakan adalah control valve. Control valve bertugas memanipulasi fluida yang mengalir, seperti gas, uap, air, atau senyawa kimia, untuk menkompensasi gangguan dan menjaga agar variabel proses diatur sedekat mungkin dengan set point yang diinginkan.

Sabtu, 16 November 2013

Teknologi Pengukuran Flow/Aliran menggunakan Differential Pressure Flowmeter

 
Pengukuran flow merupakan hal yang penting dalam dunia industri seperti migas, pembangkit listrik, petrokimia, makanan, air dan pengelolaan limbah. Industri-industri tersebut memerlukan penentuan kuantitas dari berbagai macam fluida antara lain gas, liquid, dan steam yang melalui saluran tertutup atau kanal terbuka pada pemrosesan atau pengoperasiannya. Kuantitas yang ditentukan bisa volume, rate massa, kecepatan, dsb.
 
Instrumen yang digunakan untuk melakukan pengukuran flow disebut flowmeter. Perkembangan flowmeter melibatkan ruang lingkup disiplin yang luas termasuk jenis sensornya, teknik komputasi dalam interaksi antara sensor dan fluida, asosiasi antara transduser dan unit pemrosesan sinyal, dan penilaian dari sistem keseluruhan pada kondisi ideal, diberi gangguan, atau berpotensi ledakan baik itu di laboratorium maupun di lapangan.
 
Berdasarkan metode/media yang digunakan dalam pengukuran flow, tipe flowmeter dibagi menjadi 4 kategori yaitu DP (Differential Pressure) Flowmeter, Mechanical Flowmeter, Electronic Flowmeter, dan Mass Flowmeter. Pada postingan kali ini, tipe flowmeter yang akan dibahas adalah DP Flowmeter. Flowmeter jenis ini memanfaatkan perbedaan tekanan pada area upstream dan downstream. Perbedaan tekanan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam persamaan Bernoulli sehingga didapatkan laju aliran dari fluida yang melewati sebuah pipa.
 

Senin, 28 Oktober 2013

Teknologi Pengukuran Level pada Dunia Industri


Terhitung sudah 4 bulan lebih saya tidak menulis artikel pada blog ini lagi. Sebelumnya artikel yang saya posting adalah artikel copy paste dari seorang penulis di situs koran-sindo. Selain dikarenakan saya miskin ide, akhir-akhir ini juga ada beberapa tugas dari tempat saya bekerja yang harus saya selesaikan segera (sok sibuk... hehehe). Berhubung kemaren saya baru saja membuat presentasi tentang tekhnologi yang digunakan dalam pengukuran level, maka sekalian saja isi presentasi tersebut saya tuangkan di sini. Tetapi apa yang akan saya jabarkan hanyalah gambaran umumnya saja, tidak terlalu mendetail. Untuk lebih detailnya akan dijabarkan pada artikel selanjutnya.

Level yang diukur di sini adalah level suatu cairan yang terdapat di dalam sebuah tanki atau vessel pada industri petrokimia, oil & gas, atau power plant. Ada berbagai macam teknologi yang digunakan, mulai dari yang paling sederhana sampai yang paling rumit. Teknologi tersebut antara lain:

Sabtu, 28 September 2013

Rejuvenasi Indonesia


Lagi-lagi, kita memang harus banyak belajar dari negara tetangga kita. Entah apa yang dilakukan para pejabat negara kita yang sering pulang-pergi melakukan perjalanan dinas dan studi banding ke luar negeri. Rasanya tidak pernah ada pelajaran yang mereka bawa dan terapkan setelah kembali. Ujung-ujungnya tetap sama, anggaran habis terserap, tetapi hasilnya nol besar dan kita masih berada di tempat yang sama. Coba kita lihat Korea Selatan. Saat ini mereka telah tumbuh dan berkembang menjadi negara industri yang sukses di kawasan Asia dan dunia.

Produk mereka telah menyaingi dan bahkan menggeser dominasi produk-produk sebelumnya. Mereka telah unggul di bidang automotif, elektronik, dan perkapalan. Jika diperhatikan, mereka bisa maju dengan memulai segalanya dari negeri mereka sendiri. Para pemimpin Korea berhasil membuat produk- produk mereka menjadi tuan rumah di negerinya sendiri sebelum mereka menembus pasar internasional.

Kamis, 27 Juni 2013

Monster - For the Love of Life


Monster.. Salah satu komik favorit yang pernah saya baca waktu jaman masih smp (dari modal pinjam punya teman). Komik ini bercerita tentang seorang dokter bedah jenius dari jepang bernama dr. Tenma yang sedang berada di jerman. Karena suatu hal, dokter ini terbelit dalam banyak masalah yang diakibatkan oleh sesesorang bernama johan, johan merupakan pasien dari dr. Tenma yang pernah berada dalam kondisi kritis karena sebutir peluru tertancap dikepalanya. Dengan kecekatan dan kejeniusan yang dimiliki oleh dr. Tenma, johan dapat diselamatkan. Akan tetapi, banyak kontroversi terjadi terkait dengan keputusan dr. tenma untuk mengoperasi johan. Keputusan itu membawa dr. Tenma ke dalam suatu perjalanan panjang dimana bla bla bla bla dan bla bla bla bla sehingga bla bla bla bla.
Mohon maaf sebelumnya, tapi di postingan kali ini saya tidak sedang ingin membahas isi dari komik monster. Di sini saya hanya ingin memposting lirik dari lagu "For the Love of Life" yang merupakan ending theme dari anime monster. Jujur saja, lagu ini membuat kesan tegang dan merinding setelah menonton bagian akhir dari tiap episode semakin awet.. hehee..